Kalau kita mengganti silencer knalpot, apakah perlu melakukan mapping ulang ECU ?

Cerita-nya CBR250R ane ganti silencer dari model pendek (baca: agak panjang), ke model yang lebih panjang.

silencer-knalpot-panjang-dan-pendek
Silencer panjang dan (agak) panjang.

Sebelum-nya, ane menggunakan silencer model Akrapovic buatan Taiwan, yang model di bawah itu. Ane mengganti-nya dengan Kazen model Tagon. Yang sekarang nempel di motor ane.

Apa Perbedaan Kedua Silencer Ini ?

Well, yang pasti bentuk-nya berbeda. Walau sama-sama terbilang model big volume, yang model Akrapovic buatan Taiwan ini, bagi ane suara-nya berisik dan agak pecah di RPM atas. Jadilah ane mengganti dengan model big volume yang lebih panjang. Biar lebih adem.

It’s too loud !

honda-cbr250r-redue
Kazen Tagon.

Berikut perbedaan yang ane rasakan.

Nafas motor agak lebih panjang. Lebih tepat-nya, naik RPM agak lemot. Apalagi kalau db killer di lepas. Kalau db killer dipasang, agak membantu. Karena ada sedikit tahanan di knalpot.

Suhu mesin motor lebih panas. Berikut-nya, suhu mesin motor terasa lebih panas. Apalagi kalau db killer di lepas. Disinyalir jalur sistem pembuangan yang lebih panjang, rasio AFR terasa lebih kering. Kipas radiator juga kencang banget muter-nya.

Dan lagi-lagi, suhu mesin yang lebih panas agak tertolong dengan dipasang-nya db killer. mungkin karena ada-nya faktor tahanan tersebut.

Mapping Ulang ECU Itu Perlu

Jadi apabila motor masbro ganti silencer yang ukuran-nya beda banget dengan ukuran silencer sebelum-nya, dan ada perubahan yang dirasakan seperti kasus ane, memang sebaik-nya ECU-nya di-mapping ulang.

Kenapa ? Karena mapping ECU yang sebelum-nya itu disesuaikan dengan konfigurasi sistem pembuangan yang sebelum-nya. Dengan pergantian silencer yang karakter-nya berbeda, dipastikan mapping ECU yang terakhir belum tentu cocok.

Sistem pembuangan = leher + silencer.

Sesuai dengan rumus di atas, apabila ada perubahan yang cukup signifikan di variabel leher (aftermarket) atau silencer, dipastikan mapping-an ECU yang terakhir belum tentu cocok. Gejala-nya seperti yang ane alami. Motor agak lemot, dan lebih panas kalau tanpa db killer.

ecu-apitech-cbr250r
ECU Apitech.

Panjang Silencer Yang Berbeda

Yang jadi perbedaan utama kedua silencer ini adalah, panjang silencer yang perbedaan-nya cukup signifikan.

honda-cbr250r-redue-knalpot-kazen-tagon
Kazen Tagon.

Silencer Kazen Tagon yang ane pakai sekarang ini, panjang tabung-nya adalah sekitar 38cm. Sedang silencer sebelum-nya yang model Akrapovic buatan Taiwan, panjang tabung-nya sekitar 30cm.

panjang-tabung-silencer-knalpot-akrapovic-taiwan
Akrapovic Taiwan.

Dengan perbedaan panjang tabung kisaran 8cm, sudah cukup alasan untuk naikin motor lagi ke mesin dyno untuk mapping ulang ECU. Wkwwkwkwkwk….

Demikian pengalaman ane. Apakah masbro punya pengalaman gonta-ganti silencer ? Silahkan share di kolom komentar di bawah.

Baca Juga:
Kapan Waktu-nya Ganti Glasswool Knalpot Aftermarket ?

Share
Subscribe
Notify of
guest
2 Comments
Newest
Oldest
Inline Feedbacks
View all comments