Review singkat penggunaan oli Motul 5100 10w40 di Honda CBR250R.

Kali ini gue mau sharing kesan-kesan pengunaan oli ini di Redue. Oli ini gue beli dengan harga kisaran 130 ribuan. CBR250R butuh 2 botol. Secara butuh kapasitas oli 1.4 sampai 1.7 liter. Tergantung ganti filter oli atau tidak.

motul-5100-10w40

Pertama. Ciri botol yang gue beli, ada corong-nya pas dibuka.

motul-5100-10w40

Review
500 km pertama. Rasa-nya mesin bener-bener smooth masbro. Enak asli beneran. Secara Motul 5100 10w40 menggunakan ester. Dan gue baca-baca, ester itu demen nempel di logam. Dan membentuk lapisan di logam. Maka nggak heran mesin rasa-nya “licin”. Which translated into motor rasa-nya ngacir. Piston lebih leluasa naik turun-nya. Perpindahan gigi transmisi juga smooth.

Kekurangan oli ini, misalnya motor dipakai macet-macetan panas terik, kinerja-nya “licin-nya” agak terasa berkurang. Terus gue nepi dulu kisaran 5 menitan lebih buat ngisi bensin. Biasa-nya gue ngelakuin ini buat nge-test recovery oli setelah motor digojlok pemakaiannya. Dan memang oli terasa mendingan kinerja-nya. Walau masih enakan pas awal-awal menggunakan motor.

Panas Mesin
Soal panas mesin, jujur gue ngerasa ini bukan kelebihan oli Motul 5100 10w40. Mesin sih suhu-nya relatif normal-normal aja. Cuma apabila dibandingkan dengan oli yang sama-sama mengandung ester seperti Ipone R4000 RS 10W40 yang lagi gue cobain sekarang, gue masih lebih megang Ipone R4000 RS 10W40.

Apabila dibandingkan dengan Liquimoly Street 10w40 atau Amsoil MCF 10w40, kedua oli sedikit lebih adem. Feeling yang gue rasakan seperti itu. Tapi bisa jadi berbeda, tergantung orang-nya, motor dan kondisi motor-nya.

motul-5100-10w40-bottle

Menginjak 800-900 km, mesin agak sedikit berkurang rasa smooth-nya. Pas di kilometer 1400-an, rasa mesin yang smooth makin berkurang. Gue rasa, ini oli bisa dipakai sampai hampir mendekati 2000-an km. Setelah itu, sebaiknya diganti. Sayang mesin motor masbro.

Kesimpulan
Gue pribadi, kalau inget Motul 5100, pasti inget sama ester. Memang untuk oli Motul 5100 10w40, jualan utama mereka memang itu. Technosynthese.
Dengan properti molekul ester yang cenderung nempel dengan metal.

In the end, gue ngerasa ini oli yang lebih mengedepankan performa dengan ester sebagai senjata utama-nya. As usual, “masalah” utama oli-oli bagus itu cuma satu masbro. Harga-nya !

Baca Juga:
Review: Oli Liquimoly Street 10w40
Review: Oli Repsol Moto Sport 10w40
Review: Oli Amsoil 10w40. Oli Panas Dingin
Review: Oli Federal Racing 10w40
Review: Oli Shell Advance Ultra 10w40
Review: Oli Total Hi-Perf Sport+
Review: Oli X-Ten XT-30 Matic
Review: Oli Idemitsu 10w40

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *