Gimana performa antara motor lawas Honda CBR250RR 4 silinder dengan versi baru-nya yang 2 silinder ? Cekidot masbro.

Browsing Youtube, ketemu video ini. Drag race antara Honda CBR250RR. Yang versi lama (MC22), dengan yang baru (MC51) yang rilis dulu tahun 2016.

young-machine-honda-cbr250rr-mc22-vs-mc51-young-machine
Old vs New. (source: Young Machine).

Nah, cekidot video-nya masbro.

Link web di sini.

Seperti yang kita lihat, Honda CBR250RR versi jadul (MC22), menang cukup jauh. Topspeed CBR250RR jadul, seperti yang bisa kita lihat di menit 3:24, kisaran 180-an kmph. Sedang CBR250RR yang baru (MC51), kisaran 163-an kpmh. Bisa dilihat di menit 5:14.

Ngitung topspeed-nya seperti-nya pakai GPS ya. Karena pakai smartphone.

Honda CBR250RR Lawas Lebih Kencang
Well, kalau melihat spesifikasi kedua Honda CBR250RR ini, versi baru (MC51), power-nya di kisaran 38 [email protected] RPM. Dengan akselerasi 0-100 kmph butuh waktu 6.2 detik. Sumber Wikipedia.

Sedang CBR250RR lawas (MC22), power-nya di 45 [email protected] RPM untuk motor tahun 1990-1993, dan 40 [email protected] RPM untuk motor tahun 1994-1999. Dengan akselerasi 0-100 kmph butuh waktu kisaran 5 detik. Sumber Bikeswiki.

honda-cbr250rr-mc22-small

Nah, selain power CBR250RR lawas (MC22) yang lebih besar, ternyata motor ini lebih enteng kisaran hampir 10 kg. Dengan isi 157-158 kg, tentu lebih enteng bila dibandingkan dengan CBR250RR baru (MC51) yang berat-nya 165 kg (Non-ABS) dan 168 kg (ABS).

Kompresi kedua motor ini sama. Sama-sama 11.5:1.

Dengan keuntungan horse power yang lebih tinggi, dan bobot yang lebih ringan, sudah jelas CRB250RR lawas (MC22) pemenangnya.

Istilah Old but gold seperti-nya benar untuk Honda CBR250RR lawas nih.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *