Yang Pelan Tolong Jalan Di Kiri. Part 2

Ada satu kekurangan pengendara motor di Indonesia. Kalau jalan pelan bukan-nya di kiri, malah di di tengah-tengah atau kanan jalan. Sebel sama pengendara motor tipe begini.

Sering saya jumpai pengendara motor yang jalan-nya pelan. Bahkan pelan banget. 40 kmph ke bawah. Sebenar-nya nggak masalah jalan pelan. Yang penting tahu tempat dan kondisi. Jadi menyebalkan dan mengganggu apabila jalan di kecepatan segitu di jalan protokol di posisi tengah dan kanan jalan. Wajar kalau yang pace-nya kencang suka nyelap-nyelip. Secara jalan penuh dengan kura-kura.

Belum lagi misalnya ada kendaraan penting mau lewat. Jadi ribet.

Untuk mendahului, sudah pasti yang pace riding-nya kentjang mendahului terus. Yang jalan-nya kentjang (dan safety riding), sudah pasti lebih cepat sampai tujuan. Jalan lebih cepat kosong. Otomatis membantu kelancaran lalu-lintas. Ingat ! Fast but safe.

Mentang-mentang cc Gede !
Nope. Besar-nya cc nggak ada hubungan-nya. Saya suka ngelihat matik, motor 150cc kenceng-kenceng juga bawa-nya. Nyentuh 3 digit. Pernah saya lagi cruising di lajur kanan. Lihat spion, ada rombongan moge mau lewat. Langsung saya melipir ke tengah. Kasih mereka jalan. Simple as that.

Panik ? Ketakutan ?
Kadang saya suka ngelihat gelagat aneh yang jalan pelan di lajur tengah. Ruang luas seolah memberikan kesan aman. IMHO ruang yang luas malah memberi kesempatan pengendara kentjang (baik mobil atau motor) untuk masuk. Takutnya pemotor tipe begini, kalau ada yang kentjang nyalip-nyalip di kiri kanan-nya, malah jadi grogi (khusus-nya ibu-ibu atau bapak-bapak). Jelas lebih aman jalan pelan di pinggir kiri. Nggak perlu takut disalip sama yang kencang. Yang kentjang juga tenang. Nggak perlu main tebak-tebakan.

Karena itu, jadilah rider pelan yang baik. Jalan di kiri. Kalau mau kencang, silahkan ambil tengah atau kanan.

Yang pelan, yang kencang kudu saling menghormati.

/rant

Share This
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone

Artikel-Artikel Lain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *