Test Ride Dan Review: Suzuki GSX-S 150 2016. Ergonomi Dan Visual

So minggu lalu ane dapet kesempatan nyobain motor temen ane, om Rifki. GSX-S 150. Pertama-tama kita bahas soal ergonomi dan visual motor ini.

Janjian sama doi, abis kelar main tennis langsung nyemplak motor-nya nih. But first ! as usual. Tester spec. Tinggi ane sekitar 184cm. Berat (pas lagi test ride) sekitar 92kg.

Ergonomi
Mulai dari ergonomi dulu. Motor ini kecil ! Seriously. Sepantaran Yamaha Vixion tapi lebih kekar dikit. Khusus-nya di sektor mesin. Lebih berisi.

Kebanting banget sama beruang rider-nya. Apalagi dari samping nih.

Karena ane tinggi, jelas banget nggak jinjit… doh…

Bentuk lekukan kaki lebih nekuk. Maklum, kaki panjang. Sekitar 105-110cm. Tapi desain shroud tangki motor masih bisa mengakomodir lekukan kaki jenjang indah ane.

Jok… jujur agak keras. Lebih empuk CBR250R ane. Om Rifki, empu-nya motor ini juga bilang begitu. Jok penumpang tinggi. Doi waktu bonceng istri-nya kerasa banget disitu.

Motor ini bersahabat untuk postur orang Asia. (Quite) small and compact. Cucoklah untuk postur orang kita. Tinggi jok Suzuki GSX-S 150 sekitaranΒ 785mm.

Blok mesin terlihat cukup penuh. Nggak gitu banyak ruang kopong. Sebagai perbandingan, di bawah adalah blok mesin Honda CBR250R dan CBR250RR.

Motor ini tidak keyless seperti saudara-nya, GSX-R 150.

Build Quality
I am torn in two here. Motor ini build quality-nya cukup bagus. Plastik-plastik-nya cukup tebal. besi-besi-nya cukup baik. Kualitas cat… jujur, 11-12 sama pabrikan motor-motor Jepang lain-nya. Meaning, nggak banyak beda sama yang lain. Kalau dibandingkan sama motor CBU macam CBR250R, ane masih megang motor CBU. Warna merah CBR250R ane lebih lembut dan kualitas cat rangka lebih halus. Kalau GSX-S 150, warna merah-nya lebih mencorong. Bisa masbro lihat di gambar di bawah perbandingan-nya.

On the down side, motor ini udah berkarat aja. Padahal kilometer belum nyentuh 4000 km. Motor tahun 2017. Nanti ada artikel tersendiri membahas soal ini. You’ll be surprise.

Odometer belum nyentuh 4000km.

Dan lampu sein kanan juga warna-nya sudah keruh.

Sebagai penutup, berikut spesifikasi motor ini masbro. Kopas dari situs-nya Suzuki. Di artikel selanjut-nya kita akan membahas soal handling, performa dan kesimpulan motor ini.

Dimensi
Panjang x Lebar x Tinggi (mm): 2.020 x 1.040 x 745.
Jarak Sumbu (mm): 1.300.
Jarak Pijak (mm): 155.
Tinggi Jok (mm):Β 785.
Berat Kosong (kg): 130.

Mesin
Jenis: Water-cooled, 4-stroke. DOHC 4-valve.
Kubrikasi: 1-cylinder. 147.3cm3.
Bore x Stroke (mm): 62.0 x 48.8.
Power: 14.1Kw @ 10.500RPM.
Torsi: 14.0Nm @ 9.000RPM.
Transmisi: 6-speed.
Kapasitas Tangki: 11 Liter.

Rangka
Suspensi Depan: Telescopic.
Suspensi Belakang: Swingarm.
Rem Depan: Disc (Petal).
Rem Belakang: Disc (Petal).
Roda Depan: 90/80-17(TL).
Roda Belakang: 130/70-17 (TL).
Velg: Cast.
Lampu Depan: LED.

Baca Juga:
Test Ride Dan Review: Suzuki GSX-S 150 2016. Handling, Performa, Kesimpulan
Masukan Untuk Suzuki. GSX-S 150 2016 Berkarat Di Sana-Sini

Share This
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone

Artikel-Artikel Lain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *