Service Besar Honda CBR250R. Biaya Dan Rincian-Nya

So sekitar sebulanan lalu, akhir-nya motor CBR250R di service besar masbro. Nah, berikut rincian biaya dan apa-apa saja nih yang digantikan.

First of all, sorry for the lack of update. Sok sibuk ane-nya. Hehehehehe. Back to topic !

Jadi semua dimulai dari motor ane yang rantai keteng-nya udah berisik sangat ! Sebenar-nya sudah mulai berisik di kisaran kilometer 25 ribu-an. Tapi karena kudu indent spareparts dulu, jadilah molor. Btw, cekidot suara rantai keteng di CBR250R yang sudah kendor dan kudu diganti masbro.

Berisik ya ? Rencana sih mau service besar sekalian ganti rantai keteng di Honda Wahana. Tapi karena suara-nya sudah berisik banget, ane nggak yakin. Pernah ada kejadian pengguna CBR250R rantai keteng-nya yang sudah molor dan berisik putus di tengah jalan.

Cukup banyak yang diganti. Rantai keteng, paking silinder dan head, lidah tensioner, tonjokan tensioner, dan seperangkat oli baru. Obviously. Semua spareparts CBR250R ini ada yang ane beli di Honda Wahana Gunung Sahari, ada yang ane beli di Astra Honda Dewi Sartika.

Rincian Biaya
Rantai keteng: 330 ribu.
Paking silinder: 103 ribu.
Paking head: 100 ribu.
Lidah tensioner K33: 320 ribu.
Tonjokan tensioner: 100 ribu-an.
Ring piston: sekitar 100-150 ribu-an.

Ane menggunakan lidah tensioner K33, bukan KYJ. KYJ itu kalau nggak salah kode untuk motor CBR250R mata Zaku satu. Sedang K33 untuk CBR250R mata dua dan CBR300R. Kata orang bengkel, kualitas lidah tensioner K33 lebih baik. Tonjokan tensioner juga sama. Bagusan yang K33.

Lidah tensioner lama. KYJ.

Ane juga ganti ring piston. Secara pas service besar ruang pembakaran juga dibersihkan dari kotoran-kotoran karbon. Jadi sekalian aja ganti ring piston. Biar kompresi di-revitalisasi.

Seperangkat spareparts lama.

Rantai keteng CBR250R menggunakan merk DID. Lumayan awet juga umur-nya. 30 ribu-an kilometer. Dengan penggunaan motor kadang ngebut, kadang santai.

It’s D.I.D !

Paska Service Besar
Hal yang ane rasakan paska service besar, motor terasa lebih responsif. Torsi lebih nyundul-nyundul. Motor lebih enteng buat diajak lari. Enak pokok-nya. Lebih fresh bila dibandingkan ketika sehabis servis rutin.

Demikian pengalaman ane service besar CBR250R. Semoga bermanfaat. 🙂

Ane sarankan kalau servis besar CBR, sebaik-nya di bengkel-bengkel yang biasa service CBR atau di bengkel resmi masbro. Bengkel-bengkel yang udah biasa megang motor ini lah inti-nya. 😀

Baca Juga:
Bengkel-Bengkel Khusus CBR Di Jakarta
Review: CBR250R
CBR250R. 25000 Kilometer Kemudian
Beberapa Masalah CBR 250R
Gear 14:39 + Total Perfomance 92 = Ajib
Review: Michelin Pilot Street Radial Di CBR250R

Share This
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone

Artikel-Artikel Lain

2 Replies to “Service Besar Honda CBR250R. Biaya Dan Rincian-Nya”

  1. Mas bro, thanks sharing pengalaman service besarnya. CBR 250R saya sudah nyaris 40,000km. So far belum pernah sampai service besar.

    Suara mesin agak kasar di RPM tinggi, tapi anehnya hanya kalau habis dari lampu merah saja (kadang kalau jalan didepan sepi saya jajal 0-100 diwaktu yang secepat mungkin dan suara terdengar kasar dan terasa berat di RPM tinggi, meskipun sudah ganti oli bagus semacam shell ultra). Kalau jalan pelan biasa terus pengen high speed, suara di RPM tinggi ga sekasar dan ga seberat tarikan kalau speed up dari lampu hijau.

    Btw, meskipun belum pernah service besar, saya sudah ganti rantai keteng sekalian lidah tensioner, tapi ketengnya bukan ori, merek RIKO. So far sudah jalan 8,000an KM ga ada masalah berarti. Kurang ngerti juga apa keteng non ori ini penyebab masalah diatas.

    Berapa hari bengkel selesaikan service besarnya? Sehari kelar atau butuh sampai 2 hari?

    Servicenya sudah termasuk mengganti shim klep? Atau dulu sudah pernah ganti shim klep? Menurut orang beres di kota ane, Batam, kerenggangan klep CBR 250 ga bisa disetel, hanya saja kalau renggang shim klep harus diganti. I am curious apa sebenarnya gejala klep longgar di CBR 250, beres so far belum pernah menyarankan ane ganti shim klep.

    1. Ane service besar pengerjaan-nya cuma sehari. Sore motor ane kasih, lusa motor udah ane ambil.

      Service belum pernah ganti shim klep. Tapi setting klep udah pernah sekali.

      Kalau soal pakai rantai keteng non-ori, ane belum tahu. Ane biasa-nya kalau sektor daleman mesin (di luar kampas dan per kopling), lebih milih yang ori. Kecuali ada subtitusi original motor lain yang bisa dipakai dan memang ada testimoni dari orang yang pernah pakai.

      Soal suara mesin agak kasar, motor ane nggak kasar suara-nya. Geber RPM sampai 9000-an masih enak-enak aja. Cuma memang kalau digeber model wide open throttle dari stop terus go (misal-nya dari lampu merah), nggak sehalus kalau model dirunut. Seperti-nya memang karakter motor ini. Nggak seperti dua silinder yang lebih enak untuk digeber.

      Kalau daerah Batam, coba tanya- tanya aja di forum Kaskus. Siapa tahu ada yang tahu bengkel khusus CBR yang direkomendasi di sana. Jadi masbro bisa cari tahu kenapa motor-nya bisa kasar suara-nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *