Safety Riding: Tailgating

Tailgating. IMHO salah satu penyebab kecelakaan. Apalagi di jalanan perkotaan.

Why ? Karena lalu-lintas, khusus-nya di Jakarta itu padat. Oh ya, Tailgating itu simple-nya adalah ketika seseorang berkendara terlalu dekat dengan kendaraan di depan. Dan cenderung pas di belakang kendaraan di depan-nya. Apalagi di belakang kendaraan-kendaraan besar macam truk. Biyuuhhh…

Cekidot video berikut masbro.

Lebih aman kalau kita riding agak-agak di pinggir kendaraan (dan tentu saja menjaga jarak). Selain lebih kelihatan di kaca belakang dan spion mobil, misalnya ada apa-apa, kita bisa cepat menghindar. Kita khan nggak tau ada apa di depan kendaraan di depan (Inception. Hahahaha). Bisa jadi ada kucing lewat, orang nyebrang tiba-tiba, atau faktor-faktor lain-nya. Nah, misalnya tau-tau kendaraan di depan rem mendadak, dengan kombinasi jarak dan positioning motor, kita bisa reflek menghindar. Jangan lupa juga melihat spion ketika menghindar.

spion-cbr-dilipat-out-00
Spion JANGAN dilipat

Formasi
Alasan yang sama juga-lah mengapa misalnya kita group riding (seperti morning ride), formasi antar motor sebaiknya jangan berjejer. Tapi zigzag. Untuk menghindarkan kemungkinan tabrakan beruntun. Apabila tidak memungkinan, setidaknya beri jarak yang cukup sesuai dengan kecepatan rombongan.

motorcycle-touring-formation-out-01

As always, jangan lupa selalu aware ketika riding. Jangan bengong !ย Konsentrasi penuh !

Share This
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone

Artikel-Artikel Lain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *