Review: Kampas Dan Per Kopling CLD. Part 2

Alrighty, ini artikel lanjutan bagian pertama tentang kesan-kesan saya menggunakan per dan kampas kopling CLD.

Saya memutuskan mengganti 2 parts ini karena IMHO per dan kampas racing CLD kurang cocok bagi saya. Pemakaian baru sekitar 4000-an kilometer-an.

Per Kopling CLD
Sesuai artikel bagian pertama, karakter per racing yang keras cukup bikin tangan kiri menderita. Baru 200+ Kilometer terasa lebih nyaman (relatif, walaupun lebih nyaman pakai per kopling standard). Wajar sih, di balapan yang nama-nya transfer antar gigi kudu cepat. Keburu turun RPM-nya. Pencapaian Horsepower jadi kurang maksimal. Per kopling tipe racing cocok untuk ini.

per-kopling-cld-cbr250r-01

Kampas Kopling CLD
Kita beralih ke kampas. Pengalaman saya pakai kampas ini setelah beberapa lama, masuk gigi satu susah banget pas motor baru-baru dipanasin. Setiap kali, motor lompat dan mesin mati. Kadang bikin deg-degan pas di lampu merah. Solusi-nya, masukin gigi 2 dulu, baru masuk gigi satu.

kampas-kopling-cld-part-2-01

Now, Pengalaman saya pakai kombinasi per dan kampas kopling ini, hentakan awal-nya terbilang agak keras. Misalnya pas motor baru mau dipakai, atau pas baru lampu hijau. Masuk gigi satu terasa ada hentakanΒ di dalam rumah kopling. Tapi setelah jalan dan mesin panas, hal tersebut hilang.

Conclusion
Personally, i pass this one. Saya kurang cocok menggunakan per dan kampas racing. Lebih seneng yang standard. Tangan kiri lebih cepet pegel. Memang kombinasi kampas dan per kopling racing memberikan performa lebih baik dari original-nya. Cuma bagi yang ingin pakai barang-barang ini untuk harian, siap-siap saja tangan kiri menderita sekitar 100-200 km penggunaan awal. Juga ada kemungkinan hentakan-hentakan yang terjadi di dalam rumah kopling, bikin oblak rumah kopling. Setidaknya itu yang pemilik bengkel dimana tempat ane service share ke ane.

Per dan kampas racing, seperti nama-nya, agak-nya lebih diperuntukan untuk balapan. Dimana tidak ada yang nama-nya stop-and-go traffic. Motor ngacir terus. Pas dengan karakter per-nya yang keras. Timing perpindahan gigi jadi lebih cepat. Lagipula, biasa-nya sebelum balapan, motor dipersiapkan terlebih dahulu agar fresh. Per dan kampas kopling baru, ban baru, dan lain-lain.

Share This
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone

Artikel-Artikel Lain

4 Replies to “Review: Kampas Dan Per Kopling CLD. Part 2”

    1. WRX ane belum tahu gan. Secara belum pernah nyobain. Walau bahan-nya kevlar, bisa jadi nggak seperti CLD.

      Kalau yang ane tahu, nggak perlu ganti per juga misal-nya per-nya masih bagus.

      Semoga bermanfaat. πŸ™‚

      1. Rencana Mau Ganti Kampas Kopling WRX trus Pernya Pake Yang Standard saja Gan. KM 30rb an atau ada alternatif selain Kampas yang Agan sdh Review diatas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *