Penyebab Kabel Kopling Cepat Putus

Apa aja sih yang bikin kabel kopling cepat putus ? Berikut penuturan seorang mekanik apa saja penyebab-nya.

Info ini ane dapet dari om Sudiro. Salah satu mekanik yang ane percaya megang Redue. Berikut penyebab-penyebab-nya masbro.

Setelan Kopling
Setelan kopling jauh IMHO lebih enak. Karena nggak perlu pencet dalem-dalem kopling untuk ganti gigi. Keuntungan-nya perpindahan gigi relatif lebih cepat. Motor jadi lebih laju. Tapi hal ini berpotensi memperpendek umur tali kopling. Tapi setelan yang dekat juga nggak enak. Pengalaman pernah pakai settingan dekat pas macet-macetan. Pindah gigi suka nanggung. Motor ndut-ndutan terus mati di jalan. Menepi dulu buat nyetel kabel kopling. Yang enak yang sedang-sedang sadja. 😀

Hal yang sama juga diamini salah satu mekanik di Wahana Honda. Kopling jauh bikin kampas dan per kopling cepat habis.

Per Kopling
Per kopling yang keras juga berpotensi memperpendek umur kabel kopling. Secara per kopling yang keras, otomatis narik kopling lebih berat. Keuntungan-nya tentu operasi perpindahan gigi yang lebih cepat. Per kopling yang keras umum-nya dijumpai di per kopling tipe racing. Sesuai nama-nya, walau bisa dipakai untuk harian, habitat per tipe ini adalah di sirkuit.

Kebiasaan Kita
Semakin sering mainin kopling, otomatis umur tali kopling lebih macet. Penyebab-nya adalah kebiasaan suka nahan kopling pas di lampu merah, nungguin orang nyebrang, dan lain-lain. Netralin aja masbro. Cuma dicongkel aja kok. Sayang kopling. 😉

Macet
Yang satu ini obviously. Itulah alasan utama orang lebih milih pakai motor matik untuk sehari-hari. Tinggal gas sama rem.

Semua hal-hal diatas memberikan beban tegangan lebih di kabel kopling. Secara setiap kali kita nekan kopling, rumah kopling mengembang dan friksi antar kampas kopling dan plat kopling hilang. Dalam posisi nge-gantung seperti inilah, kabel kopling mengalami beban yang berat. Menahan rumah kopling yang terbuka karena per kopling dikompres.

Semoga bermanfaat ya masbro.

Baca Juga:
Kopling Jauh Dan Per Kopling Racing

Share This
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone

Artikel-Artikel Lain

Tuliskan komentar anda