Panigale V4. Burung Hantu Baru Dari Ducati

Ketika mesin untuk MotoGP diaplikasikan untuk penggunaan di jalan raya, disini Ducati menyuguhkan versi baru Desmosedici di motor anyar mereka. Panigale V4.

First of all, i couldn’t help it. Ini motor tampilan depan-nya mirip seperti burung hantu masbro.

Apalagi dari samping. You agree ? 😀

Mesin
Ok. Langsung saja kita ke sektor mesin. Selling point dari motor ini. Panigale V4 memakai mesin Desmosedici Stradale dengan konfigurasi V4 dengan layout 90 derajat dan katup Desmodromic. It’s a bond. Bore x stroke di 81mm x 53.5mm. Mesin dengan kompresi 14:1 dan berkubrikasi 1103cc ini menghasilkan output power 214HP @ 13.000RPM dan torsi 122Nm @ 10.000RPM, dengan berat isi 195 kg. Arti-nya, power-to-weight rasio motor ini 1.10 (dibulatkan). Scary.

Mesin performa tinggi ini berbahan magnesium di berbagai komponen-nya seperti tutup silinder, generator, dan kopling. Sedang crankcase berbahan aluminium. Piston berdiameter 81mm juga berbahan aluminium dengan dinding dalam silinder dilapisi nikasil. Berat mesin ini sekitar 64.5 kilogram.

Dengan crankshaft berlawanan arah, diklaim motor ini lebih lincah dan presisi handling-nya. Juga menghasilkan torsi akibat efek inersia yang cenderung membuat bagian depan lebih menekan ketika akselerasi, dan bagian belakang ketika mengerem. Jadi karena motor stabil nggak ngangkat, penyaluran tenaga mesin ke ban belakang lebih stabil. No more wheelie ! (So Ducati claim).

dengan posisi pin crank yang di offset 70 derajat dengan urutan pengapian “twin pulse” motor ini memberikan suara yang unik. Twin pulse sendiri adalah model urutan pengapian V-Twin dikali 2. Seperti gambar di atas. Bayangkan 2 mesin V-Twin ditempel jadi satu. Maka-nya urutan pengapian-nya adalah 1-2-3-4. Bukan 1-4-3-2 atau 1-4-2-3, atau kombinasi lain-nya. Suara yang dihasilkan wah. Khas-nya Ducati Panigale. Yang suka morning ride pasti paham.

Jika dibandingkan dengan motor-motor lain-nya, burung Hantu Ducati Panigale V4 2018 memiliki power-to-weight paling tinggi. Again, scary.

note: angka-angka-nya dibulatkan.

Elektronik
Sekarang sudah zaman-nya elektronik sebagai riding aid. Ducati Panigale V4 2018 memiliki fitur-fitur elektronik bejibun. ABS Cornering Bosch EVO, Ducati Traction Control EVO, Ducati Slide Control, Ducati Wheelie Control EVO, Ducati Power Launch, Ducati Quick Shift EVO, Engine Brake Control EVO, and Ducati Electronic Suspension EVO. Ribet ya ? Tapi dengan motor dengan power beringas seperti ini wajar. motor MotoGP street legal kudu rider friendly banget. Untuk seseorang yang bukan Dovizioso atau Lorenzo tapi punya “syahwat” buat kentjang. It’s there to make you safe.

Panigale V4 versi standard.

Chassis motor menggunakan bahan aluminium dengan model rangka tunggal yang dinamai “front frame”. Dimana rangka-nya lebih ringkas dan enteng.

Sudut rake 24.5 derajat, dan trail 99mm. Tinggi duduk 828mm. Ban depan ukuran 120/70-17 dan ban belakang 200/60-17. Suspensi depan menggunakan Showa ukuran 43mm dengan Sachs untuk belakang. Kedua-dua-nya bisa disetel preload dan damping-nya. Pengereman depan menggunakan Brembo Stylema dengan depan menggunakan 4 piston (2 untuk masing-masing kaliper) untuk menjepit cakram ukuran 330m. Dan belakang 2 piston untuk menjepit cakram ukuran 245mm. Tidak lupa steering dampener dari Sachs.

3 Versi Panigale V4
Yang pertama adalah versi standard. Yang kedua adalah Panigale S. Versi ini menggunakan suspensi semi otomatis Ohlins dengan smart EC 2.0. Dengan part-part berbahan aluminium seperti velg dan aki.

Panigale V4 S.

Versi top-of-the-line, Panigale V4 Speciale dijejali cukup banyak kelebihan. Pertama, motor ini menggunakan racing kit. Power melonjak jadi 226 HP. Power-to-weight rasio meningkat jadi 1.16. Parts carbon bertebaran di mana-mana seperti di mudguard dan heel guard. Knalpot full system berbahan titanium dari Akrapovic. Dan lain sebagai-nya. Velg berbahan magnesium sebagai opsi.

Panigale V4 Speciale.

Panigale V4 standard dibanderol USD 25.378, V4 S USD 31501, V4 Speciale USD 46136.

Galeri

Sumber gambar:
Ducati
Runic

Share This
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone

Artikel-Artikel Lain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *