Menakar Kemampuan Dan Kapabilitas Suatu Kendaraan

Seberapa akrab ente mengenal kemampuan dan kapabilitas kendaraan ente ? Baik motor, mobil atau mungkin truk. Ini penting. Buat diri sendiri dan pengguna jalan lain-nya.

Apa Maksud-nya Nih ?
Simple. Seberapa baik kita bisa menakar performa dan handling motor kita. Tentu saza kondisi motor juga masuk hitungan. Percuma motor kentjang cuma nggak terawat. Rantai kendor aje bikin akselerasi lemot.

Why Should I Care ?
Contoh nih. Misal-nya mau nyusul mobil lemot di depan. Tentu ngelihat kendaraan-kendaraan dari arah sebalik-nya khan ? Disitu otak kita melakukan perhitungan space yang tersedia di depan kira-kira bisa dapet nggak nih ? Nah, kondisi kendaraan kita, khusus-nya kemampuan akselerasi kudu wajib masuk perhitungan masbro. Nggak mau khan tau-tau salah perhitungan cilaka 12 ? Lagi di samping mobil lemot, mau nyusul nggak dapet, melanin motor untuk mundur, tau-tau ada motor-motor lain di belakang kita yang pengen nyusul juga, terus di depan ada kendaraan lawan arah. Terjepit !

Kasih Jalan Donk Brooooh !
On the other side, selain kemampuan dan kapabilitas kendaraan kita, kapabilitas kendaraan-kendaraan lain juga kudu diperhitungkan. Contoh mau nyusul mobil lemot di atas, misal-nya tau-tau di depan kita ada mobil Bugatti Chiron atau mungkin truk Volvo The Iron Knight (fastest truck in the world so far), dan kita lagi naik motor Honda Astrea Grand yang di-service setahun sekali. Mau nggak mau harus sabar ngasih jalan… kecuali nggak paham 100 – 1 itu berapa.

Seriously. Joke aside, Selain kondisi di atas, suka ngeliat motor ngehe jalan pelan di tengah atau kanan jalan ? Sering ! Feeling ane, antara dia model rider kosong, dia nggak paham jalan pelan itu wajib di kiri, atau dia nggak paham kapabilitas motor dia. Mosok motor lari 40 kmph udah ngos-ngosan ngambil jalur tengah atau kanan. Kasih jalan buat yang lain donk broooohhh !

Walau kita merasa motor kita kentjang, masih ada motor-motor lain dan rider-rider lain yang pace-nya lebih kencang daripada kita. Nggak ada susah-nya khan melipir ke kiri ? Cuma butuh waktu 1-2 detik kok masbro.

Terakhir, jangan lupa untuk selalu merawat tunggangan kita. Motor yang responsif itu jauh lebih enak.

Semoga bermanfaat. 🙂

Baca Juga
Jalan Pelan Itu Di Kiri
Yang Pelan Tolong Jalan Di Kiri. Part 2
Rider Kosong. Tipe Pengendara Yang (Paling) Berbahaya

Share This
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone

Artikel-Artikel Lain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *