Kenapa Part Safety Ini Tidak Jadi Standard Di Indonesia ?

Safety riding ? Penting banget. Setidaknya motor kudu dilengkapi juga fitur-fitur safety-nya. Salah satu hal yang terpenting adalah soal visibilitas.

Night riding. Menyenangkan. Udara malam yang relatif adem, bukan hanya bisa dinikmati oleh rider-nya, tapi oleh motor juga. Less heat, better power produced… Enjoyable. Belum lagi kondisi jalan yang sepi dan lenggang. Wide-Open-Throttle seperti-nya menjadi keharusan.

Tapi pengguna jalan lain bukan kita saja. Banyak yang lain. Di sini visibilitas sangat berperan penting. Ane sudah beberapa kali kaget tau-tau ada motor nongol. Tanpa satupun lampu. Tanpa mata kucing. It was crazy… the rider was.

Can’t see anything.

I am talking about cat eye. Mata kucing. Part yang satu ini seperti-nya remeh. Biasa-nya cuman dipakai di sepeda. Tapi sekarang part ini minimal nempel di spakbor belakang. Tapi IMHO itu masih kurang.

Mata Kucing Samping
Di luar negeri, umum kita jumpai motor-motor memakai mata kucing samping di spakboard depan dan di fender belakang atau di bagian buntut. Biasa-nya yang depan warna kuning, dan belakang warna merah.

mata kucing di ZX10R.

Benda ini, selain jadi pemanis motor, berguna banget untuk meningkatkan visibilitas motor di malam hari nan gelap. Kena sorot lampu, cling… langsung kelihatan.

Sayang-nya, benda yang satu ini tidak dijual di Indonesia. Ane pernah nanya part yang satu ini di Honda Wahana untuk CBR250R, dan ternyata tidak dijual disini. Sayang banget ! Padahal harga-nya nggak seberapa, tapi penting banget untuk safety.

Sebenar-nya ada cara lain. Bikin sendiri. Tinggal bikin bracket-nya, beli mata kucing, pasang di motor, kelar ! Suatu hari mungkin ane coba. Walau lebih enak beli udah jadi sebenar-nya…

Kenapa part ini tidak jadi standard di Indonesia ?

Share This
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone

Artikel-Artikel Lain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *