CBR500R Atau Ninja 650 ?

Iseng-iseng blogwalking, ngeliat berita di TMCBlog, CBR500R sebentar lagi bakal masuk kesini. Di pasar Indonesia, jelas motor ini bakalan head-to-head dengan Ninja 650. Sama seperti CB500F dan CB500X yang head-to-head dengan ER6 dan Versys 650. So, manakah yang terbaik ? CBR500R atau Ninja 650 ?

Keteteran Di Harga
Kalau dilihat di sisi harga, sudah jelas produk 500cc Honda kurang terasa value-nya. Kemiripan CBR500R dan Ninja 650 di sisi besar-nya ban, kompresi mesin, seakan tiada arti-nya apabila melihat torsi dan power Ninja 650. Dengan torsi 64Nm dan power 72.1 PS, jelas angka CBR500R di 41Nm dan 47.8PS tiada arti-nya. Terlihat di akselerasi-nya (0-100kmph) dimana CBR500R lebih lambat sekitar 2 detik. Kok motor yang dibanderol (tebakan saya) sekitar 130-140jt kalah jauh dengan Ninja 650 yang dihargai 112jt ? Mana value-nya ? Well, apabila nanti Ninja 650 naik harga jadi 150-160 juta-an (ini baru rumor, belum tentu juga), tetap saja CBR500R masih kalah value-nya (read: price-to-performance ratio) dengan Ninja 650.

ninja 650
Offers More Value

Sparring Partner-nya Ninja 300
Sejati-nya CBR500R head-to-head dengan Ninja 300. Dan memang di luar negeri di plot seperti itu. Beda cerita disini. Sedikit lebih mahal (sekitar £600) dari Ninja 300, CBR500R menawarkan torsi yang lebih baik, dan (secara teori) konsumsi bbm yang lebih hemat, karena karakter mesin-nya yang torquey.

Link HP di sini

CBR500R memiliki kelebihan di riding position (yang lebih sporty) dan handling yang secara teori lebih baik dari Ninja 650. Saya belum mencoba-nya langsung (would love to try one :)), tapi sebagai penyemplak CBR250R dan pernah mencoba ER6 (versi naked Ninja 650), saya pribadi kurang menyukai posisi riding ER6 yang agak-agak aneh. Sport bukan, lebih mengarah ke touring.

Di luar sisi harga, tebakan saya rasa-nya CBR500R lebih cocok untuk sport commuting bike. It’s a better and faster version of  CBR250R. Dengan konsumsi BBM dan panas mesin yang (harus-nya) reasonable. Karakter Honda yang terkenal dengan motor-nya yang pas untuk dipakai harian seperti-nya tercermin di CBR500R. Motor ini seperti-nya diperuntukan untuk mereka yang mencari moge entry level yang predictable.

Sedang 650cc 2 silinder Kawasaki walau bisa juga dipakai untuk harian, tapi rasa-nya motor ini lebih condong untuk touring. Karena posisi riding-nya yang lebih tegak. Well, it’s just my humble opinion, really. So it’s obviously biased. I am more into sport bike. But you can’t get wrong if you choose any of these bikes.

Epilogue
Jadi, manakah yang lebih baik ? Dilihat dari sisi harga jelas jawab-nya Ninja 650 second. Apalagi di internet banyak yang jual Ninja 650 second di rentan harga 80 juta-an. Tinggal kita saja yang jeli memilih.

Lalu, bagaimana dengan CBR500R ? Well, typical Honda. Menjual moge-nya dengan harga Overprice (Hal ini sudah saya bahas di sini). Tapi apabila tahun 2016 rentan harga berubah, misalnya Ninja 650 baru dibanderol 150 juta-an, harga second-nya 100-110 juta-an. Lalu CBR500R second dijual 80 juta-an, bisa lain cerita-nya. Alamat bakalan pada urung beli 250cc. Karena dengan beda harga 25 juta-an, sudah bisa memiliki entry level moge untuk dipakai harian.

Jadi, motor manakah yang anda pilih ?

Share This
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone

Artikel-Artikel Lain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *