Skip to content

First Impression: Aki Daytona SuperCharge Nano-Gel

Setelah sekitar 2 tahun lebih, akhir-nya CBR250R ganti aki. Aki bawaan asli-nya Yuasa dipensiunkan.

Saya ganti aki secara ada gejala-gejala pas starter awal, alias cold start, alias motor baru-baru dinyalain, RPM motor susah naiknya. RPM idle di kisaran 1500 agak sulit untuk dicapai. Kedengaran suara mesin, khusus-nya gerakan piston agak-agak nggak normal intonasi-nya. Berjeda-jeda.

Belum lagi lampu check engine nyala pas baru dihidupin. Nyala pas RPM di bawah 1000. Memang di CBR250R dengan ECU standard, lampu tersebut bakalan terus nyala apabila langsam RPM tidak stabil di 1500. Something definitely not right.

Ketika service Redue mekanik-nya bilang bahwa aki-nya bermasalah. Secara pas lagi bersihin injektor, mesin suka mati sendiri. Nggak kuat ngangkat. Pulang service, sore-nya saya berburu aki baru. Awal-nya sih milih Motobatt, tapi model Motobatt yang saya cari habis. Ada Motobatt versi lain, penjual-nya nyaranin merk lain (yang saya lupa merk-nya) dan aki Daytona Supercharger with Nano-Gel ini.

Kenapa Milih Daytona ?
Pertama, CCA (Cold Crankcase Amperage) yang lebih tinggi. 150 Ampere. Jadi-nya motor lebih mudah untuk di-starter awal-awal-nya. Ampere aki ini 7A. Lebih tinggi 1A dari aki standard-nya. Kedua, aki ini menggunakan gel. Saya baca-baca, aki yang pakai gel lebih lama menyimpan arus. Discharge rate-nya lebih kecil. Ketiga, dimensi-nya 11-12 sama dengan aki standard CBR250R. Yuasa YTX7L-BS.

Harga aki ini sekitar 500-700 ribu. Tergantung dimana kita beli-nya dan negosiasi. Dengan garansi 6 bulan.

First Impression
Nama-nya aki baru, tentu kualitas prima. CBR250R terasa lebih responsif. Nge-gas lebih ngacir. Seperti-nya arus yang stabil ke busi menjadi penyebab-nya. Enak pokok-nya. Pemakaian baru sekitar 300 km. Ini first impression, bukan review. Lampu check engine tidak menyala lagi. Langsam stabil. Voltase pas di-check sekitar 14 volt.

Recommended atau tidak aki ini, saya belum berani bilang. Baru sebentar sekali pemakaian-nya. Kelebihan aki ini terletak di CCA yang lebih tinggi, bahkan lebih tinggi dari aki Motobatt yang harga-nya lebih mahal. Lalu penggunaan Nano-Gel untuk menyimpan arus. Juga garansi 6 bulan-nya. Motobatt juga garansi-nya 6 bulan. Seperti-nya 3 hal ini yang IMHO menjadi pertimbangan apakah layak untuk meminang aki ini.

Review baru bisa saya tulis tentu-nya setelah pemakaian selang beberapa lama. Bagaimana kesan-kesan kinerja dan ketahanan-nya.

Tips dalam memilih aki.

Share This
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone

Artikel-Artikel Lain

Published inReviewSparepart

2 Comments

  1. Budi Budi

    Baydeway… itu ada kalimat “Secara pas lagi bersihin injektor, mesin suka mati sendiri”

    Bersihin injektor aja apa sekalian servis?
    Di bengkel mana nih. Ane pengen servis udah waktunya

    • Arman Arman

      Pengalaman ane service, pasti sekalian bersihin injector om.

      Yang ane tahu, yang ada alat bersihin injector-nya, JMS, WMC, sama PitLine.

      gigitiga.com/2016/10/23/bengkel-bengkel-khusus-cbr-di-jakarta/

Tuliskan komentar anda